Menjalani Bisnis Aplikasi Android, Kuli Panggul Ini Jadi Jutawan

[Iklan Sponsor oleh Google]

bisnis-aplikasi-android-henry-jufri
Setiap manusia bebas dalam berkeinginan untuk mendapatkan kesuksesan dalam hal materi,  dan juga boleh berusaha untuk mewujudkan keinginannya tersebut menjadi orang kaya. Dan baru-baru ini kami telah membaca sebuah kisah yang penuh inspirasi dari berbagai sumber di internet tentang seorang kuli panggul pelabuhan yang menjadi sukses dengan bisnis membuat aplikasi android yang dijalaninya. Namanya Henry Jufri, seorang pria dari kota Makassar - Sulawesi Selatan kelahiran tahun 1982 yang kini mendapatkan bayaran gaji dari Google Adsense ribuan dollar untuk setiap bulannya. Baca juga: Cara Bisnis Online Terbaru.

Mungkin pada awalnya tidak ada yang menyangka mengenai latar belakang pendidikan dari Henry Jefri ini, meskipun saat ini ia ada pengembang atau pembuat aplikasi android (Android App Developer) ia bukanlah seorang lulusan sarjana jurusan Teknologi Informasi, bahkan Sekolah Dasar (SD) saja hanya sampai kelas 4.

Tapi dengan tekad dan kemauan kerasnya menggeluti bisnis android, ia terus belajar secara otodidak dan akhirnya bisa seperti sekarang ini. Dalam tahap belajarnya, ia juga sempat mengikuti kursus bisnis online Asian Brain, akan tetapi untuk pembelajaran membuat aplikasi Androidnya, ia belajar dari berbagai tutorial yang bersumber di internet.

Alhasil, hingga saat ini ia telah berhasil membuat berbagai aplikasi atau game yang sudah ia publish dan bisa di download melalui Google Play Store.

Dari berbagai game yang ia ciptakan, ada yang memang untuk edukasi anak dan ada juga yang memang sekedar untuk hiburan. Beberapa yang populer adalah game dengan tema huruf dan angka untuk balita, aplikasi kartun huruf dan angka, permainan Si Unyil Berpetualang, Ninja Konoha Run, Super Crocodile, King Arthur, dan masih banyak yang lainnya.

Sebenarnya dari mana asal uang penghasilan yang diperolah hanya dengan membuat aplikasi atau game Android..?

Sumber penghasilan berasal dari monetisasi iklan yang dikelola oleh Google Adsense, atau yang khusus periklanan dijaringan smartphone bernama Admob. Dan iklan jenis ini biasanya ada muncul dibagian bawah aplikasi, atau sebelah atas.

Lalu pembuat aplikasi/permainan tersebut menyisipkan kode iklan agar muncul pada setiap aplikasi atau permainan yang sudah diterbitkan, bisa di download dan bisa di install ke hp android melalui Google Play Store. Dan semakin banyak orang yang unduh dan pasang aplikasi tersebut, maka potensi penghasilannyapun akan lebih besar juga.

Seperti yang telah ia katakan ketika menjadi bintang tamu di acara Bukan Empat Mata yang dipandu oleh komedian terkenal Tukul Arwana pada sekitar tahun 2015 lalu, ia mengatakan awal mulanya ia hanya mendapatkan penghasilan Google Adsense beberapa ratus dollar dalam rentang waktu 2 hingga 3 bulan.

Berikut tayangan video Youtube yang berjudul: "Penghasilan 1000 dollar dari online itu mudah!"



Karena dalam hal kebijakan pembayaran Google Adsense, setiap publisher harus mempunyai pendapatan paling sedikit 100 dollar agar dapat meminta pembayarannya untuk segera diproses.

Dan hingga sampai tahun 2017 ini, pendapatan bulanan Henry Jufri pun sudah mencapai  angka ribuan dollar. Untuk mengenal lebih jadi tentang Henry, silahkan kunjungi profil Facebooknya di: https://www.facebook.com/henry.mhoecks.

Kisah sukses kuli panggul pelabuhan yang kini berpenghasilan ribuan juta per bulan dari Google ini, semoga bisa memotivasi pembaca semuanya agar lebih bersemangat dalam menjalankan setiap usaha yang saat ini sedang dijalani.

Seorang pria yang tidak lulus SD saja, dengan ketekunannya bisa berkarya dan membuat sesuatu yang pada umumkan hanya bisa dilakukan oleh orang yang berpendidikan di bangku kuliah.

Tulisan ini bukan mengajak pembaca semuanya harus mengikuti jejak menjadi programer Android untuk mendapatkan uang secara online, tapi sebagai motivasi bahwa dengan proses belajar yang rajin, tekun serta sungguh-sungguh, apapun pekerjaan dan minat yang anda geluti akan berjalan dengan baik.

. . . . .

Artikel terkait:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar