Bisnis Bunker Bawah Tanah Melonjak Pasca Situasi Memanas AS & Korut

[Iklan Sponsor oleh Google]


peluang-bisnis-bunker-menguntungkan
Akhir-akhir ini kisruh antara Korea Utara dengan Amerika Serikat kian memanas. Kedua belah pihak saling mengancam dan memamerkan kemampuan serta kecanggihan persenjataan nuklir yang mereka miliki. Hal itu mereka lakukan dengan cara mengunggah foto ke internet. Tapi ternyata kemelut ini merupakan peluang bisnis yang sangat menggiurkan bagi perusahaan pengembang bunker anti perang seperti salah satu perusahaan pembuat bunker Amerika yang bernama Atlas Survival Shelters.

Berapa harga Bunker Anti Nuklir bawah tanah tersebut..?

Mengutip berita dunia di website http://metro.co.uk yang berjudul "Nuclear bunkers are suddenly in high demand and we can’t imagine why" untuk harga bunker yang paling murah adalah $25,000 atau setara dengan 334.000.000 rupiah.

Harga tersebut adalah harga untuk bunker yang hanya bisa ditempati untuk 1-2 orang saja. Sedangkan jenis ruangan bunker dengan kapasitas ruangan yang lebih lebar dan bisa diisi untuk 6-10 orang harganya ada dikisaran $150,000 sampai dengan $200,000 atau setara 2 miliar sampai 2,6 miliar rupiah.

Demi keselamatan, tentu saja warga Amerika yang memang sudah mempunyai uang yang cukup dengan harga tersebut akan membeli bunker yang mereka klaim akan tahan terhadap dentuman bom besar, senjata kimia, dll.

Bahkan menurut penuturan boss perusahaan pembuat bunker antinuklir tersebut, untuk saat ini banyak yang telah menghubungi mereka karena ketertarikannya akan produk tersebut yang bukan berasal dari AS saja melainkan dari seluruh dunia.

Terlebih ini merupakan kejadian perang, yang sangat mungkin terjadi apabila melihat dari hubungan negara adidaya tersebut dengan negara Korea Utara yang memang sedang tidak stabil dan nampak sangat berambisi untuk berperang dengan negara-negara yang menentangnya.

Dulu, ketika dunia dihebohkan dengan kabar bahwa akan terjadi kiamat pada bulan Desember tahun 2012, banyak diberitakan juga bahwa warga di Amerika sudah mempersiapkan bunker-bunker bawah tanah sebagai tempat berlindung dari bencana-bencana alam seperti jatuhnya meteor, tsunami dan lain-lain.

Terlebih setelah dirilis juga film 2012 yang menggambarkan bahwa ketika dunia kiamat akan terjadi peristiwa-peristiwa yang sangat mengerikan. Padahal itu semua hanyalah ramalan yang sama sekali tidak terbukti

Jika perang tersebut benar-benar terjadi, maka akan berdampak sangat mengerikan bagi kedua belah pihak. Dan bukan hanya itu saja, karena kepala negara Korea Utara Kim Jong-Un tidak hanya mengancam negara AS saja, akan tetapi Korea Selatan, Jepang, Australia dan juga negara yang lainnya yang dianggap menentangnya.

. . . . .

Artikel terkait:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar