Waspadai Investasi Bodong Dengan Iming-iming Untung Besar

[Iklan Sponsor oleh Google]

bahaya-perusahaan-investasi-bodong
Banyak orang dikalangan masyarakat kita yang sudah mempunyai modal dan memang ingin manjalankan usaha atau bisnis sendiri. Tapi karena masih terbatasnya Sumber Daya Manusia untuk menyusun segala konsepnya, terkadang rencana tersebut harus tertunda dulu. Dan karena merasa sudah mempunyai modal dan ada suatu tawaran program investasi biasanya mereka akan tergiur untuk mengikutinya. Disamping karena adanya iming-iming akan mendapatkan keuntungan yang besar pula.

Jika itu adalah murni program investasi yang dikelola untuk perusahaan yang benar-benar legal dan mengantongi surat izin yang disahkan oleh otoritas atau lembaga negara, tentu saja tidaklah mengapa, akan tetapi bagaimana jika yang menawarkan program tersebut hanyalah perusahaan investasi bodong penipuan yang tidak bertanggung jawab..?

Silahkan anda baca juga:
Apakah pengertian Investasi Bodong itu..? 

Definisi dari kata tersebut menurut para ahli yang sering kami dengar di beberap media elektronik adalah Suatu bentuk investasi, dimana investor menitipkan sejumlah dana (uang) untuk dikelola dan diolah oleh suatu perusahaan investasi, namun sebenarnya perusahaan tersebut tidaklah benar-benar mengelola dana (uang) tersebut.

Dan dari beberapa kasus yang terjadi, perusahaan investasi bodong hanya memutar atau memainkan dana tersebut untuk investor lain dengan tujuan untuk mengulur waktu sambil terus menambah investor, dan setelah mencapai target yang sudah mereka tentukan, maka mereka akan kabur membawa semua dana tersebut.

Lalu apa saja ciri-ciri dari perusahaan investasi bodong atau ilegal tersebut..?
  • Biasanya mereka akan menjanjikan keuntungan dalam bentuk bunga atau yang lainnya di luar batas kewajaran dan akan dapat diperoleh dalam waktu yang sangat singkat.
  • Menawarkan komisi atau bonus imbalan besar bagi yang berhasil mengajak orang lain untuk ikut dan bergabung dalam program tersebut.
  • Biasanya mereka juga tidak akan secara transparan menjelaskan kepada semua peserta tentang bagaimana mereka menggunakan semua dana tersebut dan darimana keuntungan perusahaan diperoleh.
  • Selain dari ketiga ciri yang diatas biasanya perusahaan tersebut tidak memiliki struktur kepengurusan, kepemilikan, serta kegiatan usaha dan alamat domisili usaha yang jelas.
Atau untuk lebih memastikan bahwa perusahaan tersebut memang benar-benar perusahaan yang terdaftar secara resmi atau hanya sekedar perusahaan penipu investasi bodong, bisa ditanyakan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Indonesia yang dapat akan kunjungi di website http://www.ojk.go.id/.

Dan berdasarkan data yang pernah dirilis oleh OJK, bahwa ada sebanyak 750 daftar nama perusahaan investasi yang ternyata terbukti tidak memiliki izin melakukan pengelolaan dana masyarakat. Dan dari ratusan daftar nama tersebut, berarti untuk saat ini diseluruh Indonesia memang bertebaran perusahan semacam itu dan sangat memerlukan perhatian khusus.

Jadi apabila anda menemukan atau mendapatkan penawaran untuk bergabung di perusahaan investasi yang menurut anda lebih mengarah ke sesuatu yang ilegal, akan sangat lebih baik jika menanyakan kelengkapan semua dokumen-dokumen perizinan resmi atau legal dari pemerintah atau data-data lain, seperti pada ciri-ciri yang sudah kami tulis diatas.

Atau bisa juga anda menghubungi Otoritas Jasa Keuangan yang beralamat di Gedung Soemitro Djojohadikusumo, Jalan Lapangan Banteng Timur 2-4 Jakarta 10710. Layanan Konsumen 1-500-655, Nomor telepon (021) 2960 0000 (021) 385 8321 dan alamat email: humas@ojk.go.id.

. . . . .

Artikel terkait:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar